Ketika Gucci 'Rampok' Desain Balenciaga
- Oleh Adm. Élan
- |
- 30 Desember 2024
Roma - Ada yang menarik di koleksi terbaru Gucci, 'Aria'. Di antara busana dan aksesori yang tersaji, muncul sebuah tas mungil yang siluetnya sangat menyerupai tas hour-glass Balenciaga yang ikonis itu. 'Rasa' Balenciaga juga hadir pada pilihan atasan dengan statement shoulder-pad.
'Aria' (yang dalam dunia opera berarti sebuah lagu yang dilantunkan secara solo alias sendiri) menjadi koleksi perdana Gucci untuk tahun ini setelah memutuskan keluar dari tradisi 'fashion week' sesuai jadwal kalender mode dunia. Langkah ini merupakan salah satu strategi Gucci dalam menghadapi perubahan iklim bisnis akibat pandemi COVID-19.
Koleksi busana musim dingin 2021 ini pun turut menandai dimulainya perayaan 100 tahun rumah mode Italia tersebut eksis. Maka dari itu, Direktur Kreatif Gucci Alessandro Michele mengemas 'Aria' semenarik mungkin agar terasa lebih istimewa dari biasanya.
Fashion show 'Aria' hadir dalam konsep film pendek berdurasi 15 menit yang disutradarai oleh Alessandro bersama fotografer Floria Sigismondi. Film tersebut tayang perdana di seluruh platform digital Gucci, Kamis (15/4/2021). Tak hanya itu, spirit kolaborasi juga hadir dalam rupa desain. Tak tanggung-tanggung, seperti rumor yang beredar sebelumnya, Gucci benar-benar menggandeng rivalnya, Balenciaga.
Meski sama-sama berada di bawah naungan grup Kering, kedua merek ini tetaplah lawan satu sama lain di ranah produk luxury. Alessandro mengatakan, bekerja di Gucci menyadarkannya betapa penting "membangun dialog dengan pihak luar." Dan menurutnya, Demna Gvasalia dari Balenciaga adalah orang yang tepat untuk berkolaborasi.
Sebagai teman dan rekan sejawat, desainer yang telah mengabdi kepada Gucci sejak enam tahun lalu ini sangat mengagumi karya Demna di Balenciaga. Kekaguman itu yang lantas memotivasinya untuk 'merampok' ide Demna. "Aku pencuri yang hebat, seorang perampok," katanya berseloroh saat jumpa pers virtual, seperti dikutip The Guardian.



Tinggalkan Komentar